Why? What is the matter with you, sis?
Sahabat, kenapa kamu tidak mau jujur kepadaku? Mengenai masalahmu / apa pun juga yang menyangkut diriku. Mengapa? Mengapa? Padahal selama ini, aku udah jujur kepadamu bahwa dulu aku pernah suka sama orang yang kamu suka. Apa aku masih ada salah? Bilang saja. Dari mulai yang aku ikut campur, sampai yang di blog mu itu. Aku benar-benar tidak tahu. Ya, yang mengenai ikut campur itu aku juga pertama kali ngga di kasih tahu langsung sama kamu, melainkan ****. Dari **** ngomong di Lia, aku perhatiin kata demi kata. Dan aku merasa yang kamu maksud adalah aku. Tadinya di sekolah, aku akan menghindar sementara dengan tujuan agar tidak mengganggumu. Dan saat istirahat aku bertekad untuk bilang ke kamu tentang masalah yang "ikut campur" itu. Dan ternyata apa? Kamu hanya bilang "Hmm, iya. Eh, tapi ngga sepenuhnya lo kali, nis.". Gue udah minta maaf yang sebesar-besarnya, tapi kenyataannya apa? Kamu tidak mau mengaku kalau itu yang kamu maksud itu sepenuhnya adalah AKU. Dan aku sadar, aku ternyata tidak boleh dekat-dekat lagi dengan orang yang kamu suka. Oke, dan baru ku sadari, selama ini sahabat aku itu bukan kamu, melainkan orang lain yang lebih spesial ketimbang kamu. Ternyata, kamu hanya sebagai teman dekat aku saja. Walau begitu, kita jangan sampai putus pertemanan ya? Aku janji, saat masuk nanti aku akan bilang siapa kamu itu. Bye
Cinta
Memang, seperti yang kita tahu, cinta ngga pernah habis buat di bahas. Dari zaman nenek moyang kita, bahkan sampai zaman cucu cicit kita entah kapan nanti. Ratusan bahkan ribuan buku dibuat dengan tema cinta, tapi tetap saja belum pernah ada buku yang dapat mendefinisikan cinta secara sempurna. Walau berkali-kali belajar mengenai cinta, kita tetap ngga akan bisa memahami kalau belum merasakannya sendiri.
Cinta memang butuh pengenalan. Cinta tidak akan pernah dapat di definisikan karena cinta selalu tumbuh dan bersemi di saat yang sama sekali tidak terduga. Yang kita butuh untuk mengenal dan merasakan cinta adalah kejujuran dan kepercayaan. Jujur pada hati, jujur pada diri sendiri. Jujur bahwa segala sesuatu yang kita rasakan adalah nyata. Peryaca bahwa cinta itu indah. Percaya bahwa cinta akan berakhir bahagia. saat cinta itu tumbuh tulus dari hati yang paling dalam.
Pada dasarnya, cinta itu memang indah. Bahkan Tuhan menciptakan cintadan menempatkannya di dunia ini dengan maksud agar makhluk ciptaannya dapat hidup penuh dengan cinta. Kadang rintangan dan tantangan dalam hidup membuat seseorang tidak sepenuhnya melihat keindahan cinta. Cinta yang sesungguhnya hanya dapat dirasakan apabila kita mau berusaha, siap menerima, dan membuka ketukan penuh cinta....
Terima kasih Tuhan....
Cinta memang butuh pengenalan. Cinta tidak akan pernah dapat di definisikan karena cinta selalu tumbuh dan bersemi di saat yang sama sekali tidak terduga. Yang kita butuh untuk mengenal dan merasakan cinta adalah kejujuran dan kepercayaan. Jujur pada hati, jujur pada diri sendiri. Jujur bahwa segala sesuatu yang kita rasakan adalah nyata. Peryaca bahwa cinta itu indah. Percaya bahwa cinta akan berakhir bahagia. saat cinta itu tumbuh tulus dari hati yang paling dalam.
Pada dasarnya, cinta itu memang indah. Bahkan Tuhan menciptakan cintadan menempatkannya di dunia ini dengan maksud agar makhluk ciptaannya dapat hidup penuh dengan cinta. Kadang rintangan dan tantangan dalam hidup membuat seseorang tidak sepenuhnya melihat keindahan cinta. Cinta yang sesungguhnya hanya dapat dirasakan apabila kita mau berusaha, siap menerima, dan membuka ketukan penuh cinta....
Terima kasih Tuhan....
It was great
YES, akhirnya tadi gue pergi juga ke Gramedia. Setelah sekian lama aku menunggu {kayak lagu ridho roma}, lho?. Hahaha, ya intinya hari ini gue ke Gramedia. Di gramedia, gue pengen beli lebih dari 10 novel, hahaha bagus-bagus sih. Berhubung uang bokap gue yang ngga cukup, ya akhirnya gue beli 2 aja, cukup kok. Lagian, novel di rumah juga belom gue selesaiin baca. Gue pertama bingung mau milih yang mana, banyaaaaaak banget. Akhirnya novel pertama yang gue beli adalah novel yang berjudul "Dewey", ceritanya tentang seekor kucing perpustakaan yang diambil dari kisah nyata. Tadinya sih gue ngga mau beli, tapi sumpah neror abis tuh novel. Soalnya di setiap rak buku tuh ada, gila ck ck ck. Yaudah gue beli yang itu. Terus gue bingung beli novel yang ke dua. Dan akhirnya gue nemuin novel yang judulnya "Secret Garden". Kayaknya sih seru tentang petualangan2 gitu. Yaudah gue beli. Hahaha
Di perjalanan pulang, gue udah lapeer banget. Maklum gue orangnya gampang laper. Padahal tadi udah makan, lama-lama bisa gendut nih gue {Di sisi lain,... Adisti : "Ngga papa dhir, biar gue ada temennya, Hahaha. LOL"}. Gue makan somay 2 mangkok dan 1 mangkok es buah. Hmmm, kenyang gue. Hahaha
Sesampai di rumah, gue istirahat. Tiba-tiba ada sms dari tuuuut. Ya ampun, ngga nyangka gue bakal di sms dia. Huh, tapi sayang, gue udah ngga suka dia lagi. Walau begitu, gue masih kangeeeen banget sms-an sama dia. Udah lama sih.
Cukup sekian, dan terimakasih.
Bye
Di perjalanan pulang, gue udah lapeer banget. Maklum gue orangnya gampang laper. Padahal tadi udah makan, lama-lama bisa gendut nih gue {Di sisi lain,... Adisti : "Ngga papa dhir, biar gue ada temennya, Hahaha. LOL"}. Gue makan somay 2 mangkok dan 1 mangkok es buah. Hmmm, kenyang gue. Hahaha
Sesampai di rumah, gue istirahat. Tiba-tiba ada sms dari tuuuut. Ya ampun, ngga nyangka gue bakal di sms dia. Huh, tapi sayang, gue udah ngga suka dia lagi. Walau begitu, gue masih kangeeeen banget sms-an sama dia. Udah lama sih.
Cukup sekian, dan terimakasih.
Bye
Lah lah lah?
Waktu gue mau konser hari sabtu di usmar ismail, gue ke tempat kuliah nyokap gue dulu, nungguin nyokap gue pulang. Sambil nungguin, gue, adri, sama bokap gue shalat ashar dulu. Waktu lagi jalan.... Adek gue lagi bicarain Guno-guno gitu, secara adek gue temennya si guno di facebook. Terus
Adri : "Kak, kakak suka sama guno ya kak?"
Dalam hati gue : "What?Adri kok ngomongnya gini sih,idih." ada ayah gue pula, kan malu-maluin
Bokap gue : "Dri, kakak kan suka nya sama pati.. Iya ngga kak?"
Gue : "Hah? udah ngga lagi kok. Pati kan sekarang sama Rini. Ih adri, kak guno kan sama kak diani, jadi mana mungkin sih kakak sama kak guno?"
Bokap gue : Jadi, kakak sekarang suka sama siapa nih?"
Gue : "Ngga suka sama siapa siapa kok." {Padahal sih sebenernya ada}
Bokap gue : "Tapi kakak juga jangan terlalu rendah diri gitu dong."
Gue : "Iya deh.. Udah ah jangan ngomongin itu terus. Males"
Itu semua nama gue samarkan, biar ngga ketahuan. Ya, walaupun ada yang tahu sih, tapi kan gue kasian kalo pake nama langsung. Oke oke? Bye
Adri : "Kak, kakak suka sama guno ya kak?"
Dalam hati gue : "What?Adri kok ngomongnya gini sih,idih." ada ayah gue pula, kan malu-maluin
Bokap gue : "Dri, kakak kan suka nya sama pati.. Iya ngga kak?"
Gue : "Hah? udah ngga lagi kok. Pati kan sekarang sama Rini. Ih adri, kak guno kan sama kak diani, jadi mana mungkin sih kakak sama kak guno?"
Bokap gue : Jadi, kakak sekarang suka sama siapa nih?"
Gue : "Ngga suka sama siapa siapa kok." {Padahal sih sebenernya ada}
Bokap gue : "Tapi kakak juga jangan terlalu rendah diri gitu dong."
Gue : "Iya deh.. Udah ah jangan ngomongin itu terus. Males"
Itu semua nama gue samarkan, biar ngga ketahuan. Ya, walaupun ada yang tahu sih, tapi kan gue kasian kalo pake nama langsung. Oke oke? Bye
Kamis, 24 Juni 2010
Halo semuanya. Gue mau cerita nih..
Jam 10.30 gue udah ada di Lia, ada make up oral gue. Alhasil, waktu gue liat di selembaran kertas di bapak-bapak yang menguji gue dan gue kira itu guru "GAY" {soalnya tampangnya gay}, ternyata nilai gue ngga gue kira yang ternyata nilai 1,2,3 : 5,5,4, dan kalo di rata-rata, gue dapet 4,6. Wah, sungguh tak terduga gue dapet nilai segitu. padahal waktu et-3 dan et-4, nilai gue dibawa itu. Hahahaha, puas deh gue.
Setelah gue oral, gue, dita, dan adisti-->Presiden Republik Antena, pergi ke MM. Tia juga ikut, tapi dia cuman pengen bareng doang ke rumahnya. Sesampai di MM, kita ke KFC dulu karena perutnya udah KERONCONGAN, gila perut gue bunyi terus. Di KFC setelah makan kita nunggu istirahat dulu sebentar, kan baru makan, Masa langsung jalan-jalan? Kan ngga enak. Iseng gue sama dita membuat ramuan yang ngga jelas+menjijikan. Dita mencampurkan bahan sambal dan saos tomat, dan karena Pepsi gue ngga habis, gue tuangin ke tuh ramuan, diaduk dengan tulang paha ayam sisa gue, dita, dan adisti. Alhasil, ternyata menjijikan. Hiiiii Masing mending sambel campur saos tomat. Ini apa coba?
Habis itu kita ke Gramedia, nyari novel buat bacaan selama liburan{ngga juga sih}. Gue pertama mau beli yang judulnya kalo ngga salah "The Way To Life Forever" tapi waktu gue liat di baliknya, ternyata itu novel buat Dewasa, Wuah? Yaudah jadinya gue beli yang judulnya "The Golden Road". Di kashier, tiba-tiba
Dita : "Eh, ada beiby, ada beiby"
Gue sih pertama kali ngga peryaca, hahaha maaf ya dit. Dan ternyata beneran deh ada si Beiby sama ibunya. Reflek, gue, adisti, dan dita langsung menhghadap belakang biar ngga keliatan, hehehe bercanda beb. Waktu terus berjalan, dan gue sama dita belom shalat dzuhur. Yaudah, gue ke mushala aja, biar ngga dosa {apa banget dah gue}. Waktu mau turun
Gue : "Eh, ada Bayu, ada Bayu--->Aya.."
Dita : "Hahaha"
Adisti : "Kenapa dit?"
Dita : "Ngga papa. Mau ketemu siapa lagi kita hari ini? Banyak banget perasaan yang ketemu di sini."
Gue : "iya juga sih, hahaha"
Dita agak malu-malu kucing tuh, hahahahha. Terus sesampai di mushala, tiba-tiba Aya sms Dita. Isinya.................{ada deh}. Habis shalat kami jalan-jalan keliling MM. Dari MM 1 sampe MM 2 dan dari lantaibawah sampai lantai atas. pokoknya semua di kelilingi deh. Sampe sampe capek, kami nyari tempat duduk. Huah, pegel banget gue. Waktu gue lagi sms Ayah gue, tiba tiba ada beiby. TIDAK, ketahuan deh kami ada di MM. Huah, hahaha. lalu, kami menuju Cindy dan tidak beli apa-apa. gue sih merasa ngga enak. Waktu keluar dari Cindy, tampang gue takut aja. Masa kata adisti tampang gue kayak orang yang ngambil barang-barang tanpa bayar terus kabur? Elah, emang iya ya? Ngga ngeh gue. Karna kami capek, pulang deh. Gue dan dita berpisah dengan adisti yang berbeda arah. DADAH adisti/antenaaa/.......
Gue sama dita nyari angkot.
Dita : "Nis, nyari angkotnya yang agak penuh aja ya? gue takut kalo sepi-sepi."
Gue : "Oke-oke. Gue juga ngga mau kalee"
Udah gitu, gue dapet angkot nya yang penuuuuuuuh banget. Sampe-sampe gue mau ngga mau harus duduk di kursi yang paling pinggir, biasa buat tempat knek nyari penumpang. Sampe rumah jam 16.00. Dan sesampai di rumah gue nulis blog ini deh. Gitu cerita gue hari ini.
Cukup segini ajalah. Mohon maaf terlebih dahulu jika ada salah kata. Bye all...
Jam 10.30 gue udah ada di Lia, ada make up oral gue. Alhasil, waktu gue liat di selembaran kertas di bapak-bapak yang menguji gue dan gue kira itu guru "GAY" {soalnya tampangnya gay}, ternyata nilai gue ngga gue kira yang ternyata nilai 1,2,3 : 5,5,4, dan kalo di rata-rata, gue dapet 4,6. Wah, sungguh tak terduga gue dapet nilai segitu. padahal waktu et-3 dan et-4, nilai gue dibawa itu. Hahahaha, puas deh gue.
Setelah gue oral, gue, dita, dan adisti-->Presiden Republik Antena, pergi ke MM. Tia juga ikut, tapi dia cuman pengen bareng doang ke rumahnya. Sesampai di MM, kita ke KFC dulu karena perutnya udah KERONCONGAN, gila perut gue bunyi terus. Di KFC setelah makan kita nunggu istirahat dulu sebentar, kan baru makan, Masa langsung jalan-jalan? Kan ngga enak. Iseng gue sama dita membuat ramuan yang ngga jelas+menjijikan. Dita mencampurkan bahan sambal dan saos tomat, dan karena Pepsi gue ngga habis, gue tuangin ke tuh ramuan, diaduk dengan tulang paha ayam sisa gue, dita, dan adisti. Alhasil, ternyata menjijikan. Hiiiii Masing mending sambel campur saos tomat. Ini apa coba?
Habis itu kita ke Gramedia, nyari novel buat bacaan selama liburan{ngga juga sih}. Gue pertama mau beli yang judulnya kalo ngga salah "The Way To Life Forever" tapi waktu gue liat di baliknya, ternyata itu novel buat Dewasa, Wuah? Yaudah jadinya gue beli yang judulnya "The Golden Road". Di kashier, tiba-tiba
Dita : "Eh, ada beiby, ada beiby"
Gue sih pertama kali ngga peryaca, hahaha maaf ya dit. Dan ternyata beneran deh ada si Beiby sama ibunya. Reflek, gue, adisti, dan dita langsung menhghadap belakang biar ngga keliatan, hehehe bercanda beb. Waktu terus berjalan, dan gue sama dita belom shalat dzuhur. Yaudah, gue ke mushala aja, biar ngga dosa {apa banget dah gue}. Waktu mau turun
Gue : "Eh, ada Bayu, ada Bayu--->Aya.."
Dita : "Hahaha"
Adisti : "Kenapa dit?"
Dita : "Ngga papa. Mau ketemu siapa lagi kita hari ini? Banyak banget perasaan yang ketemu di sini."
Gue : "iya juga sih, hahaha"
Dita agak malu-malu kucing tuh, hahahahha. Terus sesampai di mushala, tiba-tiba Aya sms Dita. Isinya.................{ada deh}. Habis shalat kami jalan-jalan keliling MM. Dari MM 1 sampe MM 2 dan dari lantaibawah sampai lantai atas. pokoknya semua di kelilingi deh. Sampe sampe capek, kami nyari tempat duduk. Huah, pegel banget gue. Waktu gue lagi sms Ayah gue, tiba tiba ada beiby. TIDAK, ketahuan deh kami ada di MM. Huah, hahaha. lalu, kami menuju Cindy dan tidak beli apa-apa. gue sih merasa ngga enak. Waktu keluar dari Cindy, tampang gue takut aja. Masa kata adisti tampang gue kayak orang yang ngambil barang-barang tanpa bayar terus kabur? Elah, emang iya ya? Ngga ngeh gue. Karna kami capek, pulang deh. Gue dan dita berpisah dengan adisti yang berbeda arah. DADAH adisti/antenaaa/.......
Gue sama dita nyari angkot.
Dita : "Nis, nyari angkotnya yang agak penuh aja ya? gue takut kalo sepi-sepi."
Gue : "Oke-oke. Gue juga ngga mau kalee"
Udah gitu, gue dapet angkot nya yang penuuuuuuuh banget. Sampe-sampe gue mau ngga mau harus duduk di kursi yang paling pinggir, biasa buat tempat knek nyari penumpang. Sampe rumah jam 16.00. Dan sesampai di rumah gue nulis blog ini deh. Gitu cerita gue hari ini.
Cukup segini ajalah. Mohon maaf terlebih dahulu jika ada salah kata. Bye all...
Langganan:
Postingan (Atom)

